Selasa, Juli 21, 2020

4 Cara Memastikan Busi Motor Perlu Diganti Atau Tidak

Namanya busi. Bentuknya kecil dan posisinya ngumpet di balik bodi motor. Karena itu keberadaannya sering kali terlupakan. Padahal tanpa mahluk kecil ini, mesin motor gak akan bisa dinyalakan.
4 Cara Memastikan Busi Motor Perlu Diganti Atau Tidak

Sebab busi berfungsi memercikan api ke ruang bakar. Nah percikan api tersebut kemudian 'meledakan' campuran bensin dan udara yang lantas menghasilkan tenaga. Kebayang kan betapa pentingnya fungsi busi? Berikut empat gejala yang menandakan busimu sudah harus diganti.

1. Motor sulit dihidupkan

Motor yang sulit dihidupkan bisa jadi salah satu gejala busi bermasalah. Sebab, salah satu penyebab mesin tidak bisa menyala karena percikan api yang tak cukup besar. Karena itu, jika mesin motor sulit dinyalakan, kamu bisa mencurigai busi. Sebaiknya langsung diganti aja, biar gak merepotkan kalau mogok di jalan.

2. Mesin brebet

Gejala lain busi harus diganti adalah mesin motor menjadi berebet alias tidak langsam. Cobalah menarik tuas gas, jika mesin terdengar berebet, maka ada kemungkinan busi mu sudah bermasalah.

3. Akselerasi mendadak tidak responsif

Tarikan motor mendadak tidak responsif alias lemot juga bisa jadi pertanda busi sudah harus diganti. Coba diingat kapan terakhir kali kamu mengganti busi? Kalau kamu tidak ingat kapan terakhir membeli busi, itu berarti busi mu sudah kelewat lama bekerja.

4. Mengganti busi setiap 6 ribu kilometer

Tak ada angka yang pasti mengenai usia pemakaian busi. Namun sangat disarankan mengganti busi setiap 6 ribu kilometer. Sebab, jika sudah menempuh 6 ribu kilometer, kemungkinan busi tersebut sudah berkerak. Kerak ini bisa membuat percikan api tidak maksimal.